Thursday, 30 Jun 2016

5 Hewan Simbol Keberuntungan dalam Budaya Tionghoa

2. Naga

Naga telah menjadi lambang hirarki orang-orang China sejak zaman kuno, menandakan keturunan kaisar. Legenda mengatakan bahwa naga memiliki sembilan orang anak: Anak sulung Qiu Niu menyukai musik, anak kedua Yai Zi senang membunuh, anak ketiga Chao Feng suka mengambil risiko, anak keempat Xia Ba suka menanggung beban berat, anak kelima Bi Han menyukai hukum dan keadilan, anak keenam Chi Wen senang melahap, anak ketujuh Tie Tao suka makan, anak kedelapan Jin Ni menyukai kembang api dan anak kesembilan Pu Lao menyukai dering dan gema. Diantara semuanya, penampilan fisik anak keempat seperti kura-kura dengan kepala naga dan disebut sebagai kura-kura naga oleh masyarakat. Dikatakan bahwa dewi Nu Wa menahan langit runtuh dengan lengan Xia Ba. Sebagai kura-kura naga yang suka menanggung beban berat, dikatakan bahwa ia berguna untuk menangkal bencana dan kemalangan bagi orang-orang, penjaga rumah dan membuat rumah berkembang, memungkinkan orang untuk diberkati dengan nasib baik dan kebahagiaan. Naga sering kali dikaitkan dengan jenis kelamin laki-laki dan. Naga juga merupakan simbol keuletan, kekuatan, keunggulan dan kekayaan.

4. Kura-kura

Orang-orang Cina telah sangat yakin bahwa banyak rahasia langit dan bumi tersembunyi di Kura-kura, karena pola rumit dan garis-garis pada cangkangnya. Oleh karena itu, kura-kura telah menjadi makhluk misteri dan sumber budaya berlimpah. Kura-kura juga melambangkan umur panjang, karena umurnya yang sangat panjang. Biasanya orang menggunakan metafora “umur kura-kura” atau “umur bangau” untuk mengungkapkan bahwa kehidupan seseorang akan selama umur kura-kura dan bangau. Sejak zaman dahulu, orang percaya bahwa kura-kura membawa keberuntungan, dan telah menjadi makhluk spiritual yang suci. Menempatkan patung kura-kura yang terbuat dari batu giok di rumah dapat mendamaikan Ying dan Yang, mengatur medan magnet alami, dan bertindak sebagai suplemen keberuntungan. Sebuah kura-kura terbuat dari batu giok juga dapat berfungsi untuk menjaga tempat tinggal dan untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan

1. Pi Xiu

Pi Xiu atau disebut juga Bi Xie (yang berarti: menangkal kejahatan) di bagian utara Cina. Hewan ini adalah salah satu binatang keberuntungan dalam budaya Cina. Ada beberapa variasi binatang ini. Pi Xiu dengan satu tanduk disebut Tian Lu, dan binatang dengan dua tanduk dikenal sebagai Bi Xie. Binatang ini memiliki sayap pendek, ekor keriting, surai dan janggut. Pi Xiu dianggap sebagai binatang keberuntungan karena semakin lebar mulutnya membuka berarti semakin banyak uang datang. Semakin bulat perutnya, semakin banyak uang di dalamnya. Orang-orang seperti Xiu Pi karena ditandai dengan fitur biasa memiliki mulut, tetapi tidak ada organ ekskretoris. Ini melambangkan tabungan, tetapi tidak menghabiskan uang. Pi Xiu umumnya dipajang di tempat-tempat seperti penukaran mata uang asing, saham, keuangan, balap kuda, bank, dan tempat-tempat lain yang berhubungan dengan arus finansial. Namun, Pi Xiu tidak efektif untuk siapa pun yang melanggar hukum atau melakukan kejahatan, karena Pi Xiu sendiri merupakan makhluk suci.

5 Hewan Simbol Keberuntungan dalam Budaya Tionghoa

3. Phoenix

Phoenix adalah “Raja Burung” dan juga burung keberuntungan yang paling terkenal dari Cina kuno. Bentuk asli shio ayam yang ada dalam 12 hewan di horoskop Cina adalah Phoenix. Awalnya Phoenix, juga dikenal sebagai Burung Matahari atau Phoenix Api, dikaitkan dengan symbol maskulin sedangkan naga ini dikaitkan oleh feminin, yang mewakili hewan air. Akan tetapi sekitar masa Dinasti Han, Kaisar Liu Bang mengklaim bahwa ia dilahirkan sebagai transformasi naga putih. Karena kaisar adalah Anak Langit, symbol naga kemudian beralih peran dengan Phoenix, dan berubah dari dikaitkan dengan jenis kelamin perempuan untuk jenis kelamin laki-laki. Phoenix kemudian diadopsi dengan kualitas feminin dan menjadi simbol untuk permaisuri. Selama ribuan tahun, Phoenix telah melambangkan kecantikan, keberuntungan, kebaikan, ketenangan, kebajikan, alam, advokasi budidaya humaniora, yang mengarah ke perdamaian dan kecerahan. Hal ini kadang-kadang digunakan sebagai metafora untuk mengungkapkan kasih dan kesetiaan antara suami dan istri, atau orang yang diberkati dengan pernikahan yang bahagia.

5 Hewan Simbol Keberuntungan dalam Budaya Tionghoa

Similar Article

Makna Penyalaan Lilin dalam Ibadah di Gereja

Penyalaan lilin merupakan tindakan simbolis dari doa tanpa k...

Sesaji yang Diperlukan dalam Sembahyang

Meskipun sudah berlalu, pada kesempatan kali ini saya ingin ...

Mengenal Lambang Lambang Dalam Agama Buddha

Berikut Dhamma Manggala sajikan lambang lambang dalam agama ...

Mengenal Hukum Karma dalam Ajaran Buddha

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pul...

Tips Rumah Tangga Bahagia Dalam Ajaran Agama Buddha

Agama Buddha tidak menganggap pernikahan sebagai suatu kewaj...