1.  Jangan sekali-kali mengajarkan bahwa Buddha adalah Tuhan. Ajarkan kepada anak yang benar bahwa: Tuhan bukanlah “sosok” makhluk, Tuhan dalam Buddhis tidak punya sifat seperti manusia, contoh:  maha pengasih, penyayang dll. Sifat Tuhan dalam Buddhis yaitu maha Esa (satu-satunya) dan maha suci (terbebas dari Lobha, Dosa, dan Moha). Tuhan dalam Buddhis mengacu pada “Nibbana”, dan perannya sebagai tujuan akhir.
2. Menerapkan “Pancasila Buddhis” kepada anak sejak dini. Orang tua harus menjadi contoh/panutan bagi anaknya. Tanamkanlah sifat cintakasih terhadap anak dengan tindakan kita terlebih dahulu. Segala perilaku dan tindakan yang dilakukan orang tua, secara tidak langsung anak akan menirukannya.